Cara Menggunakan OpenDNS untuk Browsing lebih Cepat dan Aman



Tahukah kamu apa itu DNS?. DNS (Domain Name System) tidak lain ialah database yang berisi nama domain dan alamat IP. Jadi, tatkala kita menggunakan entah itu Google.com, Yahoo.com, Bing.com, atau browser lain yang semisal, komputer (PC) kita akan terhubung dengan DNS server, dan mencari alamat IP yang kita cari lewat browser-browser tersebut.

Setelah alamat IP yang kita cari ditemukan, kita akan langsung dihubungkan ke server web yang akan kita kunjungi, yang kemudian menampilkan isi atau konten web tersebut. Dengan kata lain, melalui alamat IP-lah kita dapat mengunjungi situs apapun yang kita inginkan.

Kamu tinggal mengetik alamat IP di browser, dan kamu akan langsung dialihkan ke situs yang kamu tuju. Namun kini, kita lebih cenderung menggunakan nama domain dibanding alamat IP, untuk mengunjungi sebuah situs karena lebih mudah untuk diingat, bukan begitu?.

Seberapa Pentingkah DNS?.

Pentingnya DNS untuk Browsing Internet

Singkatnya, tanpa adanya DNS kita tidak dapat mengakses internet sedikit pun, seakan kita kembali ke masa dimana Internet belum ditemukan. Yang artinya, kamu tidak akan pernah bisa bermain game secara online, dan terus berkutat dengan game-game offline. Sungguh mengerikan bukan?.

Selain DNS kita juga mengenal ISP (Internet Service Provider). Setiap ISP biasanya memiliki DNS Server sendiri yang berbeda dari yang lain. Dan pada faktanya, bila kamu tidak menggunakan DNS Server khusus untuk komputer (PC) atau router-mu, maka kemungkinan besar kamu menggunakan DNS Server dari ISP-mu sendiri.

Beberapa Masalah Terkait DNS Server

Terkadang, bila kamu menggunakan DNS Server default yang berasal dari ISP-mu sendiri, kamu akan mengalami masalah koneksi yang terkait dengan DNS. Jadi jika DNS Server tidak stabil, kemungkinan besar kamu akan menghadapi beberapa masalah yang tak diinginkan, saat berupaya mengunjungi situs-situs yang berbeda.

Beberapa Kesalahan DNS Meliputi:

- DNS Lookup Failed On Google Chrome
- Err_Connection_Timed_Out Error
- Err_Connection_Refused Error
- Dns_Probe_Finished_Nxdomain Error
- DNS Server Not Responding On Windows

Sebenarnya, masih ada beberapa kesalahan yang melibatkan DNS lainnya, yang tak disebutkan di sini. Namun tenang saja, karena masalah terkait DNS semacam ini, dapat kamu atasi dengan beralih ke Public DNS Server (DNS Server Publik).

Manfaat Menggunakan Public DNS Server

Ada beberapa alasan yang menguatkan kita untuk menggunakan Public DNS Server ketimbang ISP. Alasan utamanya ialah karena  Public DNS Server seperti halnya OpenDNS, dapat meningkatkan kecepatan browsing internetmu. Di sisi lain, terkadang ISP memblokir akses menuju situs web tertentu, dan dengan menggunakan Public DNS Server kamu bisa terhidar dari pemblokiran tersebut.

Buat kamu yang lagi mencari tahu, tentang cara menggunakan OpenDNS untuk mempercepat koneksi internet komputer (PC), di sini akan kami bagikan caranya. Dan berikut ini cara setting OpenDNS, untuk meningkatkan kecepatan koneksi internet komputer (PC), dan membuka situs-situs yang diblokir.

Cara Setting Public DNS Server (OpenDNS) di Komputer (PC)

Tampilan Public DNS Server Tool v0.9

Nah, Public DNS Server merupakan salah satu perangkat lunak pengubah DNS Server terbaik, yang tersedia untuk sistem operasi Windows. Pada alat ini, kamu tidak diharuskan melakukan setting secara manual, karena ia dapat merubaha DNS Server secara otomatis. Dan di bawah ini, akan kami ulas mengenai tutorial menginstal Public DNS Server (OpenDNS), di komputer (PC) dengan sistem operasi Windows 10.

Langkah Pertama

Pertama-tama, kamu harus mengunjungi 'softpedia.com', kemudian cari Public DNS Server. Setelah itu instal tools tersebut di Komputer (PC) milikmu.

Langkah Kedua

Kemudian jalankan tool Public DNS Server, dan tekan tombol Backup untuk membuat cadangan pengaturan DNS saat ini, agar memudahkanmu memulihkan pengaturan DNS ke pengaturan awal nantinya.

Langkah Ketiga

Langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan, ialah memilih adaptor jaringan saat ini (current network adapter), yang terdapat pada menu yang dapat ditarik ke atas dan ke bawah (drop-down).

Langkah Keempat

Terakhir kamu harus memilih DNS Server pilihanmu dalam hal ini OpenDNS, setelah itu tekan tombol 'Change' (Ubah). Selain kamu dapat memilih DNS Server OpenDNS, dalam tool ini kamu juga dapat memilih opsi Google DNS.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, kamu sudah selesai melakukan pengaturan Public DNS Server tool, untuk beralih ke OpenDNS. Setelah kamu menggunakan DNS Server ini, pastinya kamu akan merasakan perbedaan terutama pada segi kecepatan koneksi internetmu.