Beda Maleware dan Ransomware yang Perlu Diketahui

Bila kamu seorang pengguna Laptop/PC, pastinya kamu sering mendengar istilah Malware, Trojan, Worm, Ransomware, dan Spyware, tapi kamu belum tentu tahu apa perbedaan mereka, bukan begitu?. Pada umumnya, semua istilah tersebut lebih dikenal sebagai Virus, namun itu adalah sebuah kekeliruan.

Untuk itu, pada artikel kali ini akan diulas mengenai klasifikasi dan kategori spesifik, dari semua istilah yang sering kita sebut Virus laptop/PC tersebut. Pada dasarnya mereka sama yakni sebuah software berbahaya. Beberapa dari software-software berbahaya ini, memiliki kemampuan untuk mereplikasi diri sendiri, dan sebagian lainnya memiliki kemampuan mencuri data para pengguna.

Malware dan Ransomware

Dan yang lebih berbahaya lagi, ada diantara mereka yang memiliki kemampuan, memblokir akses ke komputer. Sehingga, pengguna tidak dapat menggunakan komputernya, sebelum software berbahaya tersebut berhasil dibersihkan.

Jadi, seperti yang telah dikatakan di awal, bahwa kali ini akan kita bahas tuntas, mengenai perbedaan antara Malware dan Ransomware. Dengan begitu, kamu akan lebih memahami tentang apa yang dapat diperbuat keduanya pada laptop/PC-mu, dan bagaimana cara untuk menghindari terjangkit Malware dan Ransomware. Berikut ini ulasannya:

Maleware

Malware dan Ransomware - Malware

Maleware sendiri dapat didefinisikan sebagai 'Software Berbahaya', yang dirancang khusus untuk dapat mengakses laptop/PC secara paksa. Biasanya, Malware dapat berbentuk Keylogger, Worm, atau Spyware yang digunakan oleh pembuatnya, untuk mencuri informasi rahasia atau menyebarkan email yang tidak diinginkan.

Sekarang ini, Malware sering digunakan untuk menghasilkan setumpuk uang, melalui iklan yang terintegrasi. Di samping itu, kini sudah banyak sekali aplikasi berbahaya yang ditemukan di app store di Android yakni Google Play Store, yang menyebabkan timbulnya keresahan berkaitan dengan tingkat keamanan platform ini.

Salah satu peristiwa berkaitan Malware yang cukup menyita perhatian, ialah kasus Malware yang dikenal dengan sebutan Judy. Dimana Malware satu ini, berhasil menginfeksi sedikitnya 36.5 juta perangkat Android.

Malware ini ditemukan pada 40 aplikasi Android, dimana semua aplikasi yang terjangkit ini dikembangkan oleh perusahaan asal Korea, Kiniwini. Strategi yang digunakannya sama, yakni menghasilkan kl!k palsu dalam iklan yang tampil pada aplikasinya, guna menghasilkan banyak uang.

Ransomware

Malware dan Ransomware - Ransomware

Sementara Ransomware, pada dasarnya termasuk jenis Malware yang memiliki kemampuan untuk memblokir akses ke sistem laptop/PC-mu, yang biasanya kamu diminta membayar tebusan untuk menghilangkan pemblokiran. Dimana, tebusan yang diminta pada umumnya berbentuk Cryptocurrency (mata uang digital), seperti halnya dalam bentuk Ether atau Bitcoin.

Namun kini, alih-alih memblokir keyboard ataupun sistem laptop/PC-mu, Ransomware bekerja dengan mengenskripi file-file korbannya. Yang lebih berbahaya lagi dari software berbahaya ini, tidak ada jaminan bahwa sang pembuat akan membuka pemblokiran atau enskripsi, meskipun tebusan telah dibayarkan kepada mereka.

Salah satu kasus besar yang melibatkan Ransomware, ialah kasus Ransomware yang dikenal dengan nama Petya, dimana ia menginfeksi dan mengganggu operasi beberapa perusahaan besar. Petya mengenskripsi Master File Table (MFT) dari hard disk, dan menyebabkan kegagalan dalam Master Boot Record (MBR).

Kode yang yang terenskripsi diganti dengan kode jahat milik Petya, yang menyebabkan kamu tidak bisa mem-boot laptop/PC-mu, yang diiringi dengan munculnya layar berisikan catatan untuk penebusannya.

Penyebaran Malware dan Ransomware

Sebagian besar penyebaran Malware dan Ransomware, terjadi melalui tautan email yang berisi informasi menarik bagi pengguna. Ketika kamu menekan tautan tersebut, kamu akan diarakan ke sebuah situs web palsu, yang biasanya memiliki tampilan mirip situs web asli. Biasanya pada situs web tersebut, kamu akan diminta menginstal sebuah perangkat lunak.

Dan ketika kamu menginstal perangkat lunak tersebut, laptop/PC-mu mulai terinfeksi dengan Malware dan Ransomware. Biasanya, untuk menarik perhatian para calon korbannya, situs web yang dipakai sebagai media penyebaran Malware dan Ransomware, memiliki konten berupa peng*nduhan musik atau film secara gratis.

Jadi, kamu harus lebih berhati-hati dalam mengkl!k sebuah tautan, jika kamu tidak tahu pasti isi situs web dari tautan tersebut. Terlebih, bila situs web dalam tautan tersebut, memintamu untuk menginstal sebuah program. Sebab, dari sana penyebaran Maleware dan Ransomware dapat terjadi, yang dapat berakibat pencurian data serta enskripsi file penting.

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel